Hal- hal yang Membuatku Merasa Muda Kembali
Hari itu sudah malam dan gerimis membasahi jalan. Kami sedang dalam perjalanan bermotor menuju Gunung Ungaran untuk melakukan pendakian esok pagi. Melintasi jalan Secang - Ambarawa, tiba-tiba ada perasaan yang muncul di benakku: "rasanya seperti muda kembali".
Ada sesuatu yang istimewa tentang berkendara dengan sepeda motor, jauh ke luar kota, pada malam hari, dengan rencana yang tak sepenuhnya matang. Apalagi tujuannya adalah sebuah gunung yang akan didaki esok hari. Momen seperti ini membawaku kembali ke masa-masa muda dulu, saat masih lajang, ketika tantangan bukanlah sesuatu yang harus dihindari saat ada tujuan yang harus dikejar.
Saat muda, aku cenderung merasa biasa saja melakukan hal-hal yang saat ini sebagian orang anggap cukup menantang, perlu perhitungan dan persiapan matang. Mengendarai sepeda motor ke luar kota di malam hari, merasakan dingin dan basah hujan di badan, naik gunung dengan bekal seadanya. Banyak orang mungkin akan berpikir untuk lebih baik menonton saja di rumah, sambil bersantai di atas sofa.
Setelah aku lihat lagi ke belakang, seiring bertambahnya usia, rutinitas mengambil alih sebagian dari kebebasan yang aku miliki di masa muda. Kenyamanan menjadi prioritas. Rencana harus matang, risiko harus diminimalisir. Spontanitas perlahan terkikis oleh tanggung jawab dan perhitungan rasional.
Tapi malam itu, di perjalanan menuju Gunung Ungaran, aku menyadari sesuatu: melakukan kembali hal-hal yang dulu kulakukan di masa muda ternyata mampu mengembalikan perasaan itu. Bukan hanya kenangannya, tapi sensasi nyata dari kebebasan, keberanian, dan petualangan yang sempat hilang.
Mungkin menjadi muda bukan hanya soal usia atau penampilan. Bagiku itu tentang keberanian untuk tetap melakukan hal-hal yang menantang, yang membuat kita merasa hidup, terlepas dari berapa angka di usia kita. Bagiku, beberapa di antaranya adalah berlari di pagi hari, bersepeda, berenang, naik gunung dan berkemah di alam bebas serta berkendara jauh.
Dan malam itu, dalam gerimis dan kabut Secang - Ambarawa, aku merasa muda kembali.